logo-raywhite-offcanvas

07 Jan 2026 NEWS 7 min read

Cara Efektif Mengatasi Suara Bising dari Genteng Baja Ringan Saat Hujan Agar Rumah Tetap Nyaman

Memiliki rumah dengan atap baja ringan memang memiliki banyak kelebihan, mulai dari bobotnya yang ringan, pemasangan yang cepat, hingga ketahanannya terhadap karat dan rayap. Tak ...

Memiliki rumah dengan atap baja ringan memang memiliki banyak kelebihan, mulai dari bobotnya yang ringan, pemasangan yang cepat, hingga ketahanannya terhadap karat dan rayap. Tak heran jika banyak orang kini beralih dari atap tradisional ke genteng baja ringan. 

Namun, dibalik keunggulannya, ada satu masalah yang cukup sering dikeluhkan penghuni rumah, suara bising saat hujan. Bunyi gemericik air yang jatuh di permukaan logam bisa menjadi sangat keras, terutama ketika hujan deras, dan tentu saja mengganggu kenyamanan di dalam rumah.

Berikut ini adalah pembahasan lengkap mengenai penyebab suara bising pada atap baja ringan dan berbagai cara efektif untuk mengatasinya agar rumah tetap tenang dan nyaman meski hujan turun dengan deras.

Memahami Penyebab Atap Baja Ringan Menjadi Bising Saat Hujan

Sebelum mencari solusi, penting untuk memahami dulu penyebab utama mengapa genteng baja ringan mengeluarkan suara berisik saat hujan. Pada dasarnya, logam adalah penghantar suara yang sangat baik. Ketika air hujan jatuh di permukaannya, getaran kecil yang dihasilkan akan menyebar ke seluruh bidang atap dan menghasilkan gema.

Selain itu, ketebalan baja ringan dan jenis lapisan pelindungnya juga berpengaruh besar terhadap tingkat kebisingan. Semakin tipis materialnya, maka semakin keras pula suara yang dihasilkan. Pemasangan atap yang tidak sempurna, seperti jarak antar rangka yang terlalu lebar atau penggunaan sekrup yang tidak rapat, juga dapat memperparah efek gema.

Faktor lain yang sering terabaikan adalah desain atap rumah. Atap dengan kemiringan tajam atau tanpa plafon cenderung lebih berisik dibandingkan dengan desain yang landai atau memiliki lapisan pelapis tambahan di bawahnya. Jadi, kebisingan bukan hanya karena materialnya, tapi juga cara pemasangan dan struktur bangunan itu sendiri.

2. Gunakan Insulasi atau Peredam Suara di Bawah Atap

Salah satu cara paling efektif untuk mengurangi kebisingan adalah dengan menambahkan lapisan insulasi atau peredam suara di bawah atap. Material insulasi berfungsi untuk menyerap getaran dan suara yang ditimbulkan oleh hujan, sehingga suara yang masuk ke dalam ruangan menjadi jauh lebih lembut.

Ada beberapa jenis bahan yang bisa digunakan sebagai insulasi atap, antara lain:

  1. Glasswool

  2. Rockwool

  3. Aluminium foil foam

Pemasangan insulasi sebaiknya dilakukan bersamaan dengan pembangunan atau renovasi atap agar hasilnya lebih rapi dan efisien. Lapisan ini biasanya ditempatkan di antara rangka baja ringan dan plafon, sehingga suara hujan tidak langsung menembus ke dalam ruangan.

3. Pasang Plafon Tambahan untuk Meredam Suara

Selain menggunakan insulasi, menambahkan plafon juga bisa menjadi solusi praktis untuk meredam suara hujan. Plafon berfungsi sebagai penghalang tambahan antara atap dan ruangan di bawahnya. Semakin tebal dan rapat material plafon, semakin efektif pula dalam menyerap suara.

Beberapa jenis plafon yang umum digunakan untuk rumah dengan atap baja ringan antara lain:

  1. Gypsum board

  2. PVC ceiling

  3. Multipleks atau kayu lapis

Untuk hasil maksimal, Anda bisa menambahkan lapisan busa akustik di antara plafon dan rangka atap. Ini akan memberikan efek redaman suara yang jauh lebih baik dibanding hanya menggunakan plafon saja.

4. Gunakan Genteng Metal dengan Lapisan Anti-Bising

Bila rumah Anda sedang dalam tahap pembangunan atau renovasi besar, pertimbangkan untuk memilih genteng metal berlapis pasir atau stone-coated steel roof. Jenis genteng ini memiliki lapisan butiran pasir halus di permukaannya yang mampu menyerap energi dari air hujan, sehingga suara yang dihasilkan jauh lebih lembut.

Selain peredam suara, genteng metal berlapis pasir juga memiliki beberapa keunggulan lain, seperti:

  1. Daya tahan tinggi terhadap panas dan karat.

  2. Tidak mudah pudar meski terpapar sinar matahari terus-menerus.

  3. Tampilan estetik menyerupai genteng tradisional.

Meskipun harganya sedikit lebih mahal dibanding genteng baja ringan biasa, investasi ini sepadan karena rumah menjadi jauh lebih nyaman dan tenang, terutama saat musim hujan.

5. Pastikan Pemasangan Atap Dilakukan dengan Benar

Kesalahan kecil dalam pemasangan bisa menimbulkan efek besar terhadap kebisingan. Misalnya, jika sekrup terlalu longgar atau rangka baja ringan dipasang tidak sejajar, maka setiap tetesan air hujan akan menimbulkan getaran yang lebih keras dan mudah bergema.

Untuk menghindari hal ini, pastikan Anda menggunakan jasa tukang profesional yang sudah berpengalaman dalam pemasangan atap baja ringan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemasangan antara lain:

  1. Pastikan jarak antar rangka sesuai standar agar tidak ada bagian atap yang “menggantung”.

  2. Gunakan sekrup dengan washer karet agar tidak menimbulkan celah udara.

  3. Periksa kembali kerapatan sambungan antar lembar genteng.

Jika pemasangan dilakukan dengan baik dan presisi, maka suara hujan yang jatuh di atas atap baja ringan bisa ditekan secara signifikan.

6. Tambahkan Lapisan Peredam dari Dalam Ruangan

Selain memperbaiki bagian atap, Anda juga bisa mengurangi kebisingan dari bagian dalam rumah. Misalnya, dengan menambahkan elemen-elemen interior yang bisa menyerap suara seperti karpet tebal, gorden berlapis, atau panel akustik di dinding.

Teknik ini sering disebut dengan soundproofing interior, yaitu cara untuk mengurangi pantulan suara di dalam ruangan agar tidak terasa menggema. Meskipun tidak secara langsung meredam suara dari atap, efek keseluruhannya dapat membuat suasana rumah terasa lebih tenang.

Jika Anda memiliki ruangan yang digunakan untuk bekerja atau beristirahat, seperti kamar tidur dan ruang kerja, penggunaan bahan-bahan interior penyerap suara ini bisa menjadi solusi tambahan yang sangat membantu.

7. Gunakan Ventilasi Atap untuk Mengurangi Gema

Ventilasi atap tidak hanya berfungsi untuk mengalirkan udara panas, tetapi juga dapat membantu mengurangi resonansi suara di ruang bawah atap. Dengan adanya aliran udara yang cukup, suara hujan yang biasanya terjebak dan bergema di area plafon akan lebih mudah keluar.

Pemasangan ventilasi bisa berupa:

  1. Turbine ventilator

  2. Ventilasi statis

Selain membantu mengurangi kebisingan, ventilasi juga menjaga suhu ruangan tetap sejuk dan mencegah lembab yang dapat merusak rangka baja ringan.

8. Lakukan Perawatan Berkala pada Atap Baja Ringan

Atap yang kotor atau berdebu juga bisa memperburuk suara hujan. Lapisan debu, daun kering, atau kotoran lain dapat membuat air hujan menetes tidak merata, sehingga menimbulkan suara percikan yang keras di beberapa titik.

Lakukan pembersihan atap secara berkala, minimal dua kali setahun, terutama menjelang musim hujan. Selain itu, periksa apakah ada bagian atap yang longgar atau mulai berkarat, karena hal ini bisa menimbulkan bunyi tambahan saat terkena air. Dengan perawatan rutin, Anda tidak hanya menjaga atap tetap awet, tapi juga memastikan kenyamanan rumah tetap terjaga sepanjang waktu.

9. Pertimbangkan Penggunaan Sistem Double Roofing

Jika semua cara di atas belum cukup efektif, Anda bisa menggunakan metode double roofing atau atap ganda. Konsep ini melibatkan dua lapisan atap: atap utama dari baja ringan dan lapisan kedua di bawahnya yang berfungsi sebagai peredam tambahan.

Ruang udara di antara kedua lapisan ini akan menjadi perangkap suara alami, sehingga getaran dari air hujan tidak langsung menembus ke dalam rumah. Sistem ini sering digunakan pada bangunan modern atau rumah di kawasan perkotaan yang ingin menggabungkan desain minimalis dengan kenyamanan akustik. Meskipun biaya pembuatannya lebih tinggi, hasilnya sebanding dengan kenyamanan jangka panjang yang diperoleh.

Menggunakan genteng baja ringan memang memberikan banyak keuntungan dari segi kekuatan dan kepraktisan. Namun, tanpa penanganan yang tepat, suara bising saat hujan bisa menjadi masalah serius yang mengganggu kenyamanan.

Dengan memahami penyebabnya dan menerapkan berbagai solusi seperti pemasangan insulasi, plafon tambahan, ventilasi yang baik, serta pemilihan material genteng berkualitas, Anda bisa menikmati hunian yang tidak hanya kokoh dan modern, tapi juga tenang dan nyaman setiap saat.

Ingat, rumah bukan hanya tempat berlindung dari hujan dan panas, tetapi juga tempat untuk beristirahat dan mendapatkan ketenangan. Maka, tidak ada salahnya berinvestasi sedikit lebih banyak demi kenyamanan jangka panjang. Dengan perencanaan yang tepat, rumah bergenteng baja ringan pun bisa menjadi tempat yang damai meski hujan turun deras di luar.

Jika Anda sedang mencari hunian yang nyaman, aman dan dekat dengan tempat kuliner, Anda bisa dapatkan di Ray White Senayan. Ray White (Indonesia) hadir untuk Anda dan siap memenuhi berbagai kebutuhan Anda terkait layanan jual/beli, sewa, pengelolaan properti, dan proyek pengembangan properti di kawasan sekitar Senayan. Silahkan kunjungi website Ray White Senayan dihttps://senayan.raywhite.co.id atau hubungi Ray White Senayan di (62-21) 270 90 888 atau senayan@raywhite.co.id. Find a home that suits your lifestyle with Ray White!.

Written by: Jennifer Rantelobo (Copywriter of Ray White PPC Group)

Approved by: Cynthia Natalia William (Marcomm of Ray White & Loan Market PPC Group)