logo-raywhite-offcanvas

22 Jan 2026 NEWS 8 min read

Apa Itu Blockboard? Pengertian, Kegunaan, dan Manfaatnya dalam Dunia Furnitur dan Konstruksi

Dalam dunia desain interior dan konstruksi, istilah blockboard mungkin sudah tidak asing lagi bagi para tukang kayu, desainer, maupun pengrajin mebel. Material ini sering dijadikan ...

Dalam dunia desain interior dan konstruksi, istilah blockboard mungkin sudah tidak asing lagi bagi para tukang kayu, desainer, maupun pengrajin mebel. Material ini sering dijadikan pilihan karena memiliki kombinasi antara kekuatan, keindahan, serta harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan kayu solid. Meski begitu, masih banyak orang yang belum memahami secara menyeluruh apa sebenarnya blockboard itu, bagaimana proses pembuatannya, serta apa saja kelebihan dan kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pengertian blockboard, perbedaan blockboard dengan material kayu lainnya seperti MDF atau plywood, hingga manfaat dan penerapannya dalam berbagai bidang.

Apa Itu Blockboard dan Bagaimana Proses Pembuatannya?

Blockboard merupakan salah satu jenis papan kayu olahan (engineered wood) yang terbuat dari potongan kayu lunak (biasanya kayu jati belanda, sengon, atau meranti) yang disusun secara sejajar di bagian tengah, kemudian dilapisi oleh dua lembar veneer di bagian luar. Veneer ini biasanya terbuat dari kayu keras tipis yang direkatkan menggunakan lem khusus di bawah tekanan dan suhu tinggi.

Proses pembuatannya dimulai dengan memotong kayu menjadi balok-balok kecil berukuran sekitar 25 mm hingga 30 mm. Potongan tersebut kemudian disusun sejajar satu sama lain membentuk inti papan. Setelah itu, lapisan veneer ditempelkan di kedua sisi untuk memperkuat dan memperindah tampilan papan. Setelah direkatkan dengan tekanan tinggi, papan ini dikeringkan dan dipotong sesuai ukuran standar.

Karena terdiri dari inti kayu padat di bagian tengah dan lapisan luar dari veneer, blockboard dikenal memiliki kekuatan yang cukup tinggi serta tidak mudah melengkung. Inilah yang membuatnya banyak digunakan dalam pembuatan berbagai furnitur, terutama yang membutuhkan kestabilan bentuk dalam jangka panjang.

Perbedaan Blockboard dengan Plywood dan MDF

Bagi orang awam, blockboard sering disamakan dengan plywood atau MDF (Medium Density Fiberboard). Padahal, ketiganya memiliki struktur dan karakteristik yang berbeda.

Plywood terdiri dari beberapa lapisan tipis kayu yang disusun silang (cross grain) dan direkatkan bersama, sementara blockboard memiliki inti berupa potongan kayu panjang di bagian tengah. Struktur inilah yang membuat blockboard lebih kuat dan stabil terhadap perubahan suhu serta kelembaban.

Sedangkan MDF dibuat dari serbuk kayu halus yang dicampur dengan resin dan dipadatkan menjadi lembaran. MDF memiliki permukaan yang sangat halus, cocok untuk finishing cat, namun kekuatannya lebih rendah dibandingkan blockboard.

Secara singkat, perbedaan utamanya dapat dirangkum sebagai berikut. Blockboard adalah inti kayu solid, kuat, tahan melengkung, cocok untuk furnitur besar. Sementara plywood merupakan lapisan tipis kayu silang, fleksibel, lebih tahan terhadap air. Sedangkan MDF terbuat dari serbuk kayu, halus, mudah dibentuk, tapi kurang tahan lembab.

Dari ketiganya, blockboard sering menjadi pilihan untuk furnitur berukuran besar seperti meja, lemari, dan pintu karena lebih stabil dalam menahan beban dan tidak mudah melengkung meski digunakan dalam waktu lama.

Jenis-Jenis Blockboard Berdasarkan Kualitas dan Kegunaan

Seiring dengan berkembangnya industri material bangunan, blockboard kini hadir dalam berbagai jenis yang disesuaikan dengan kebutuhan. Berdasarkan kualitas dan bahan penyusunnya, blockboard dapat dibedakan menjadi beberapa kategori, antara lain:

  1. Commercial Blockboard

Jenis ini merupakan blockboard standar yang paling banyak digunakan untuk keperluan interior seperti meja, lemari, atau rak buku. Lapisan veneer biasanya berasal dari kayu jati atau mahoni, dan perekat yang digunakan adalah resin urea formaldehida. Meskipun tidak tahan air sepenuhnya, jenis ini cukup kuat dan ekonomis.

  1. Waterproof Blockboard (BWP/BWR)

Jenis Boiling Water Proof (BWP) atau Boiling Water Resistant (BWR) blockboard dirancang khusus untuk area yang sering terpapar kelembaban seperti dapur atau kamar mandi. Lem yang digunakan tahan air, biasanya berbasis fenol formaldehida, sehingga papan tidak mudah rusak saat terkena air.

  1. Interior Grade Blockboard

Blockboard jenis ini digunakan untuk keperluan dalam ruangan (indoor) seperti partisi, panel dinding, atau meja kerja. Kelebihannya adalah permukaannya mudah dilapisi cat, HPL, atau pelapis dekoratif lainnya.

  1. Exterior Grade Blockboard

Berbeda dari interior grade, blockboard ini memiliki ketahanan tinggi terhadap cuaca dan kelembaban, sehingga cocok digunakan di luar ruangan seperti kanopi, kusen, atau panel dinding luar. Dengan beragam jenis tersebut, pengguna dapat menyesuaikan jenis blockboard berdasarkan kebutuhan serta lokasi penempatannya.

Kegunaan Blockboard dalam Kehidupan Sehari-hari

Blockboard memiliki peran penting dalam berbagai bidang, terutama dalam dunia furnitur, interior design, dan konstruksi ringan. Berikut adalah beberapa kegunaan utamanya:

  1. Pembuatan Furnitur

Salah satu penggunaan paling populer dari blockboard adalah dalam pembuatan furnitur rumah dan kantor. Material ini sering digunakan untuk membuat meja, lemari, rak, tempat tidur, dan pintu karena kekuatannya yang tinggi namun tetap ringan dibandingkan kayu solid.

Blockboard juga mudah dipotong dan dibentuk sesuai kebutuhan desain, sehingga memudahkan pengrajin dalam proses produksi. Selain itu, permukaannya yang rata membuatnya ideal untuk finishing menggunakan cat, HPL, atau laminasi dekoratif.

  1. Panel Dinding dan Partisi Ruangan

Dalam desain interior modern, blockboard banyak digunakan sebagai panel dinding dan partisi ruangan karena tampilannya yang halus dan mampu memberikan kesan natural seperti kayu asli. Penggunaan blockboard juga mempermudah instalasi karena bobotnya ringan dan mudah dipasang.

  1. Pintu dan Kusen

Blockboard sangat cocok digunakan untuk pintu karena sifatnya yang kuat, tidak mudah melengkung, dan tahan terhadap tekanan. Banyak pintu interior rumah modern yang menggunakan blockboard sebagai bahan inti kemudian dilapisi dengan veneer atau cat kayu agar tampil lebih elegan.

  1. Lantai dan Langit-Langit

Beberapa desain rumah tropis di Indonesia juga menggunakan blockboard sebagai material tambahan untuk lantai kayu atau langit-langit. Meski tidak sekuat kayu solid, blockboard memberikan kesan alami sekaligus menjaga kestabilan suhu di dalam ruangan.

  1. Konstruksi dan Dekorasi Interior

Selain sebagai bahan utama furnitur, blockboard juga sering digunakan dalam proyek fit-out interior di perkantoran, hotel, dan kafe. Material ini mudah disesuaikan dengan berbagai gaya desain seperti minimalis, klasik, atau industrial.

Kelebihan dan Manfaat Menggunakan Blockboard

Mengapa blockboard menjadi salah satu material favorit di industri mebel dan konstruksi ringan? Berikut beberapa kelebihan dan manfaat utamanya yang membuatnya begitu diminati:

  1. Tahan Melengkung

Dibandingkan MDF atau partikel board, blockboard lebih tahan terhadap pelengkungan karena memiliki inti kayu solid. Hal ini menjadikannya pilihan ideal untuk permukaan yang panjang seperti meja kerja atau pintu.

  1. Ringan tapi Kuat

Meskipun terbuat dari kayu, blockboard relatif lebih ringan daripada plywood atau kayu solid. Namun, kekuatannya tetap tinggi dan mampu menahan beban berat dengan baik.

  1. Mudah Dikerjakan

Blockboard mudah dipotong, dibor, dan dibentuk sesuai kebutuhan. Tukang kayu dapat mengerjakannya menggunakan peralatan biasa tanpa memerlukan mesin berat.

  1. Harga Lebih Terjangkau

Dibandingkan kayu solid seperti jati atau mahoni, blockboard jauh lebih murah. Inilah yang membuatnya menjadi alternatif ideal bagi masyarakat yang ingin mendapatkan furnitur berkualitas dengan biaya hemat.

  1. Permukaan Halus dan Estetis

Lapisan veneer pada permukaan blockboard memberikan tampilan alami yang menyerupai kayu asli. Permukaannya yang halus juga membuat hasil finishing tampak lebih rapi dan elegan.

  1. Ramah Lingkungan

Karena memanfaatkan kayu dari hasil industri pengolahan dan bukan dari batang pohon besar secara langsung, blockboard dianggap lebih ekologis dibandingkan penggunaan kayu solid. Proses produksinya membantu mengurangi limbah kayu dan mendukung pelestarian hutan.

Kekurangan Blockboard yang Perlu Diketahui

Meskipun memiliki banyak keunggulan, blockboard tentu tidak luput dari kekurangan. Mengetahui kelemahannya dapat membantu pengguna memilih material dengan lebih bijak. Salah satu kekurangan utama blockboard adalah ketahanannya terhadap air. Meskipun jenis waterproof tersedia di pasaran, blockboard biasa tetap rentan rusak jika terpapar air dalam waktu lama. 

Selain itu, perekatan antar inti kayu kadang kurang sempurna, sehingga perlu dipastikan kualitas produk berasal dari produsen terpercaya. Selain itu, meskipun cukup kuat, blockboard tidak direkomendasikan untuk penggunaan struktur berat seperti rangka bangunan utama atau alas lantai di area luar ruangan yang sering terkena hujan.

Tips Memilih dan Merawat Blockboard agar Tahan Lama

Agar blockboard dapat digunakan dalam jangka panjang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, baik saat memilih maupun saat merawatnya.

  1. Pilih Blockboard Berkualitas

Pastikan blockboard yang dibeli memiliki permukaan rata, tidak bergelombang, dan tidak terdapat celah antar balok kayu di dalamnya. Periksa juga label produk untuk memastikan apakah jenisnya tahan air atau hanya untuk interior biasa.

  1. Gunakan Finishing yang Tepat

Finishing seperti melamin, HPL, atau cat kayu dapat membantu melindungi permukaan blockboard dari lembab dan goresan. Jika digunakan di area yang berpotensi terkena air, sebaiknya gunakan jenis finishing yang tahan air.

  1. Hindari Paparan Air Langsung

Meskipun beberapa jenis blockboard tahan air, sebaiknya tetap hindari paparan air secara langsung agar tidak merusak lapisan veneer dan perekat di dalamnya.

  1. Jaga dari Rayap dan Jamur

Gunakan cairan anti-rayap sebelum proses pemasangan, terutama jika blockboard akan digunakan di daerah yang lembab. Simpan juga di tempat kering sebelum dipakai agar tidak berjamur.

Dengan semakin meningkatnya kebutuhan material ramah lingkungan dan efisien, blockboard diprediksi akan tetap menjadi salah satu bahan favorit di dunia furnitur dan interior modern Indonesia. Kecenderungan masyarakat terhadap desain minimalis dan natural juga membuat blockboard semakin digemari karena tampilannya yang menyerupai kayu alami, tetapi dengan harga yang lebih terjangkau. Ditambah lagi, kemajuan teknologi dalam proses produksi blockboard membuat kualitasnya terus meningkat, baik dari segi kekuatan maupun ketahanan terhadap kelembaban.

Secara keseluruhan, blockboard adalah material kayu olahan yang memberikan kombinasi ideal antara kekuatan, estetika, dan efisiensi biaya. Dengan inti kayu padat dan lapisan veneer yang rapi, blockboard mampu memberikan hasil akhir yang kuat, stabil, serta indah.

Kegunaannya pun sangat luas, mulai dari furnitur rumah tangga, partisi kantor, panel dinding, hingga dekorasi interior. Meskipun memiliki beberapa keterbatasan seperti ketahanan terhadap air, hal ini dapat diatasi dengan pemilihan jenis blockboard yang tepat dan perawatan yang baik.

Sebagai material yang ramah lingkungan, mudah dikerjakan, dan tahan lama, blockboard menjadi pilihan cerdas bagi siapapun yang ingin mendapatkan furnitur atau konstruksi interior berkualitas tinggi tanpa harus mengorbankan banyak biaya.

Jika Anda sedang mencari hunian yang nyaman, aman dan dekat dengan tempat kuliner, Anda bisa dapatkan di Ray White Senayan. Ray White (Indonesia) hadir untuk Anda dan siap memenuhi berbagai kebutuhan Anda terkait layanan jual/beli, sewa, pengelolaan properti, dan proyek pengembangan properti di kawasan sekitar Senayan. Silahkan kunjungi website Ray White Senayan dihttps://senayan.raywhite.co.id atau hubungi Ray White Senayan di (62-21) 270 90 888 atau senayan@raywhite.co.id. Find a home that suits your lifestyle with Ray White!.

Written by: Jennifer Rantelobo (Copywriter of Ray White PPC Group)

Approved by: Cynthia Natalia William (Marcomm of Ray White & Loan Market PPC Group)