logo-raywhite-offcanvas

23 Sep 2026 NEWS 8 min read
Kenapa Kulkas Baunya Tidak Hilang-Hilang

Kenapa Kulkas Baunya Tidak Hilang-Hilang

Kulkas seharusnya menjadi tempat untuk menyimpan makanan agar tetap segar dan tahan lebih lama. Namun, pernahkah Anda membuka pintu kulkas lalu mencium bau tidak sedap yang seolah tidak kunjung hilang? Padahal, beberapa makanan yang dianggap menjadi sumber bau sudah dibuang dan bagian dalam kulkas juga sudah dibersihkan.

Kondisi seperti ini cukup sering terjadi di rumah. Bau kulkas yang menetap bahkan bisa membuat makanan lain ikut beraroma kurang sedap. Lebih dari itu, bau yang terus muncul dapat menjadi tanda bahwa ada bagian kulkas yang belum dibersihkan atau terdapat sumber masalah yang tidak terlihat.

Lalu, kenapa kulkas baunya tidak hilang-hilang? Ternyata, penyebabnya tidak selalu berasal dari makanan yang sudah basi. Ada beberapa bagian kulkas yang bisa menyimpan sisa makanan, cairan, hingga kotoran sehingga menimbulkan bau dalam waktu lama.

Sisa Makanan Bisa Menjadi Sumber Bau

Salah satu penyebab paling umum adalah sisa makanan yang tertinggal di dalam kulkas. Makanan yang sudah basi memang mudah dikenali, tetapi tidak semua sumber bau terlihat dengan jelas. Misalnya, ada kuah makanan yang tumpah di rak, saus yang menetes ke bagian bawah wadah, atau potongan sayuran yang terselip di belakang laci. Dalam kondisi dingin, proses pembusukan memang berjalan lebih lambat, tetapi bukan berarti berhenti sepenuhnya.

Sisa makanan yang menempel pada permukaan kulkas juga dapat menghasilkan aroma yang semakin kuat jika tidak segera dibersihkan. Apalagi jika cairan tersebut masuk ke celah sempit atau bagian bawah laci yang jarang diperiksa. Karena itu, membuang makanan yang sudah basi saja terkadang belum cukup. Seluruh bagian dalam kulkas perlu diperiksa untuk memastikan tidak ada sisa makanan atau cairan yang tertinggal.

Wadah Makanan Tidak Tertutup Rapat

Bau kulkas juga bisa berasal dari makanan yang sebenarnya masih layak dikonsumsi. Makanan dengan aroma kuat, seperti durian, ikan, terasi, makanan berbumbu tajam, atau makanan yang mengandung bawang dalam jumlah banyak, dapat menyebarkan aromanya ke seluruh ruang kulkas.

Masalah biasanya semakin terasa jika makanan tersebut disimpan tanpa wadah yang tertutup rapat. Aroma makanan akan bercampur dengan udara di dalam kulkas dan dapat menempel pada permukaan rak maupun dinding bagian dalam.

Jika kondisi ini berlangsung berulang kali, bau yang tertinggal bisa menjadi semakin sulit dihilangkan. Sebaiknya, makanan dengan aroma kuat disimpan menggunakan wadah kedap udara. Selain membantu menjaga aroma makanan tetap terisolasi, cara ini juga dapat membuat makanan lebih awet dan mengurangi risiko kontaminasi silang antara satu makanan dengan makanan lainnya.

Ada Cairan yang Masuk ke Celah Kulkas

Pernah membersihkan rak kulkas tetapi baunya tetap ada? Bisa jadi sumbernya bukan berada di permukaan rak, melainkan masuk ke celah atau bagian yang sulit dijangkau. Cairan dari daging, ikan, sayuran, susu, atau makanan berkuah dapat merembes ke bagian bawah rak. Jika tidak segera dibersihkan, cairan tersebut dapat meninggalkan aroma yang cukup kuat.

Kondisi ini sering tidak disadari karena bagian yang terkena tumpahan tidak selalu terlihat dari luar. Ketika kulkas kembali digunakan, bau tersebut dapat terus menyebar melalui sirkulasi udara. Saat membersihkan kulkas, jangan hanya mengelap bagian yang terlihat. Lepaskan laci dan rak jika memungkinkan, kemudian periksa bagian bawah dan belakangnya. Pastikan tidak ada cairan atau sisa makanan yang mengendap.

Karet Pintu Kulkas Bisa Menyimpan Kotoran

Bagian yang sering dilupakan saat membersihkan kulkas adalah karet pada pintu. Padahal, bagian ini memiliki banyak lipatan yang dapat menjadi tempat berkumpulnya debu, remah makanan, minyak, dan kotoran lainnya.

Jika karet pintu sudah kotor dan lembab, bau tidak sedap dapat muncul. Selain itu, kondisi karet yang tidak bersih juga dapat mengurangi kebersihan area penyimpanan makanan.

Periksa seluruh bagian karet pintu, terutama pada bagian lipatan. Gunakan kain bersih yang sedikit lembap untuk membersihkannya. Jika terdapat noda yang sulit diangkat, gunakan sabun lembut secukupnya dan pastikan permukaannya kembali bersih serta kering.

Lubang Pembuangan Air Bisa Tersumbat

Kulkas memiliki sistem pembuangan air hasil proses pencairan bunga es atau kondensasi. Pada beberapa jenis kulkas, terdapat lubang pembuangan yang berada di bagian belakang ruang pendingin. Lubang ini dapat tersumbat oleh kotoran, sisa makanan, atau lendir yang terbentuk dari kelembaban. Ketika saluran tersumbat, air dapat menggenang dan menimbulkan bau tidak sedap.

Jika Anda sudah membersihkan seluruh bagian dalam kulkas tetapi bau tetap muncul, area saluran pembuangan patut diperiksa. Namun, hindari memasukkan benda tajam atau benda keras ke dalam saluran karena dapat merusak komponen kulkas. Jika saluran terlihat tersumbat dan sulit dibersihkan sendiri, pemeriksaan oleh teknisi dapat menjadi pilihan yang lebih aman.

Bagian Bawah atau Belakang Kulkas Jarang Dibersihkan

Bukan hanya bagian dalam, area luar kulkas juga dapat menjadi sumber bau. Bagian belakang dan bawah kulkas sering luput dari perhatian karena tidak terlihat setiap hari. Debu, kotoran, sisa makanan, bahkan genangan cairan dapat menumpuk di area tersebut. Dalam kondisi tertentu, kotoran yang bercampur dengan kelembaban dapat menghasilkan bau yang tidak menyenangkan.

Cobalah memeriksa bagian bawah dan belakang kulkas secara berkala. Sebelum membersihkan area tersebut, pastikan kulkas dalam kondisi aman dan mengikuti petunjuk pembersihan dari produsen. Jika menemukan kotoran yang menempel di sekitar komponen listrik atau bagian mesin, jangan membersihkannya secara sembarangan. Area tersebut sebaiknya ditangani dengan hati-hati agar tidak menyebabkan kerusakan.

Suhu Kulkas Terlalu Tinggi

Suhu kulkas yang tidak cukup dingin juga dapat membuat makanan lebih cepat mengalami penurunan kualitas. Akibatnya, bau makanan menjadi lebih mudah muncul dan menyebar. Kulkas yang terlalu penuh juga dapat menghambat sirkulasi udara dingin. Ketika udara tidak dapat bergerak dengan baik, beberapa bagian kulkas mungkin menjadi kurang dingin dibandingkan bagian lainnya.

Karena itu, jangan mengisi kulkas secara berlebihan. Berikan ruang yang cukup agar udara dingin dapat bersirkulasi. Selain itu, pastikan pintu kulkas tertutup rapat setelah digunakan. Jika kulkas terasa tidak cukup dingin meskipun pengaturan suhunya sudah sesuai, masalahnya mungkin bukan sekadar kebersihan. Dalam kondisi tersebut, pemeriksaan teknis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.

Bau Bisa Menempel pada Permukaan Kulkas

Salah satu alasan bau kulkas tidak hilang meskipun sumbernya sudah dibuang adalah karena aroma tersebut sudah menempel pada permukaan bagian dalam. Rak, laci, dinding kulkas, dan karet pintu dapat menyerap atau menahan aroma dari makanan dalam waktu tertentu. Membersihkannya hanya dengan mengelap menggunakan kain kering biasanya belum cukup.

Untuk membersihkan kulkas, keluarkan terlebih dahulu seluruh makanan dan minuman. Lepaskan rak serta laci yang dapat dilepas, lalu bersihkan menggunakan air dan sabun lembut. Setelah itu, bilas dan keringkan sebelum dipasang kembali. Bagian dalam kulkas juga sebaiknya dikeringkan dengan baik. Kelembaban yang tertinggal justru dapat membuat masalah bau kembali muncul.

Cara Menghilangkan Bau Kulkas yang Membandel

Setelah mengetahui penyebabnya, langkah berikutnya adalah membersihkan kulkas secara menyeluruh. Mulailah dengan mengeluarkan semua makanan dan memeriksa tanggal kadaluarsa serta kondisi setiap bahan makanan.

Buang makanan yang sudah basi, berubah warna, berlendir, atau mengeluarkan aroma yang tidak biasa. Jangan lupa memeriksa wadah makanan yang berada di bagian paling belakang karena sering kali menjadi area yang terlupakan. Setelah itu, lepaskan rak dan laci yang bisa dilepas. Bersihkan menggunakan air dan sabun lembut. Lap bagian dinding dalam kulkas menggunakan kain bersih, kemudian keringkan seluruh permukaannya.

Untuk membantu mengurangi aroma yang tersisa, Anda juga dapat menggunakan bahan penyerap bau yang aman, seperti baking soda dalam wadah terbuka. Letakkan di dalam kulkas dan ganti secara berkala sesuai kebutuhan. Namun, bahan penyerap bau hanya membantu mengurangi aroma. Jika sumber bau masih ada, masalah tersebut akan tetap muncul kembali. Jadi, membersihkan sumber masalah harus menjadi langkah utama.

Jangan Lupa Membersihkan Kulkas Secara Berkala

Membersihkan kulkas tidak perlu menunggu sampai muncul bau. Perawatan rutin justru dapat mencegah masalah tersebut menjadi lebih parah. Luangkan waktu untuk memeriksa isi kulkas secara berkala. Pisahkan makanan yang sudah tidak layak konsumsi dan segera bersihkan jika ada makanan yang tumpah.

Wadah makanan juga sebaiknya selalu ditutup dengan rapat. Untuk makanan yang memiliki aroma kuat, gunakan wadah kedap udara agar baunya tidak menyebar ke makanan lain. Selain itu, hindari menyimpan makanan panas langsung ke dalam kulkas. 

Biarkan makanan turun suhunya terlebih dahulu sesuai kebutuhan, kemudian simpan dalam wadah yang bersih dan tertutup. Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu menjaga kulkas tetap bersih, mengurangi bau, sekaligus membuat penyimpanan makanan menjadi lebih teratur.

Kulkas yang bau terus-menerus biasanya memiliki sumber masalah yang belum ditemukan. Mulai dari sisa makanan, cairan yang merembes ke celah, wadah yang tidak tertutup, karet pintu yang kotor, hingga saluran pembuangan yang tersumbat.

Membersihkan bagian dalam memang penting, tetapi pemeriksaan menyeluruh juga diperlukan. Dengan menjaga kebersihan kulkas secara rutin dan menyimpan makanan dengan cara yang tepat, bau tidak sedap dapat dicegah sebelum menjadi masalah yang terus berulang.

Jika Anda sedang mencari hunian yang nyaman, aman dan dekat dengan tempat kuliner, Anda bisa dapatkan di Ray White Senayan. Ray White (Indonesia) hadir untuk Anda dan siap memenuhi berbagai kebutuhan Anda terkait layanan jual/beli, sewa, pengelolaan properti, dan proyek pengembangan properti di kawasan sekitar Senayan. Silahkan kunjungi website Ray White Senayan dihttps://senayan.raywhite.co.id atau hubungi Ray White Senayan di (62-21) 270 90 888 atau senayan@raywhite.co.id. Find a home that suits your lifestyle with Ray White!

Written by: Jennifer Rantelobo (Copywriter of Ray White PPC Group)

Approved by: Gisela Milenie Erjorena (Marcomm of Ray White & Loan Market PPC Group)